hitunglah fraksi mol urea dalam larutan urea 20

Hitunglahfraksimol urea CO(NH2)2 dalam larutan urea 20%! (Ar C = 12, O = 16, N = 14, H = 1) 7. Sebanyak 9 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 90 gram air (Mr = 18), hitunglah fraksi mol glukosa dalam larutan! 8. Bila fraksi mol urea dalam larutan adalah 0,2, berapa persen kadar urea dalam larutan tersebut? SeminarNasional Teknologi dan Agribisnis Peternakan (SERI IV) "Optimalisasi Teknologi dan Agribisnis Peternakan dalam Rangka Pemenuhan Protein Hewani Asal Ternak" Teja Kaswari. Muhammad Yusuf Fajar, S.Pt. + 24 More. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. Bidangkimia yang membicarakan hubungan-hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dikenal sebagai stoikiometri, yang berasal dari bahasa Yunani, stoicheion (unsur) dan metron (pengukuran). Pada pokok pembahasan ini akan dibicarakan masalah yang berhubungan dengan (a). Hukum-hukum dasar ilmu kimia, (b). Hitunglahfraksi mol urea co(nh2)2 dalam larutan urea 20% - 342555 sukmawatisugasu sukmawatisugasu 13.08.2014 Kimia Sekolah Menengah Atas terjawab • terverifikasi oleh ahli Hitunglah fraksi mol urea co(nh2)2 dalam larutan urea 20% 1 Lihat jawaban Iklan Iklan Risep Risep Urea 20% = 20 gram urea Air 80 % = 80 gram mol urea = gr/Mr = 20/60 = ArH 1 S 32 O 16 A 294 B 300 C 450 D 500 E 588 7 Ke dalam 200 mL larutan NaCl 05 from CHEMISTRY 3443 at Columbia University khi hai điện trở giống nhau mắc song song. Contoh Soal Molalitas Fraksi Mol, Rumus dan Penyelesaiannya – Pada kesempatan ini akan membahas molalitas dengan beberapa contoh soalnya dan tentunya tentang hal lain yang juga kita simak bersama pembahasannya pada artikel di bawah ini untuk lebih dapat memahaminya. Molalitas atau konsentrasi molal adalah ukuran konsentrasi dari suatu zat terlarut di dalam suatu larutan dalam hal jumlah zat dalam sejumlah massa tertentu dari pelarut. Hal tersebut berbeda dengan definisi molaritas yang berdasarkan pada volume tertentu larutan. Satuan umum molalitas dalam kimia yaitu mol/kg. Suatu larutan dengan konsentrasi 1 mol/kg juga terkadang dinyatakan sebagai 1 molalitas ini dibentuk dalam analogi terhadap molaritas yang merupakan konsentrasi molar dari suatu larutan. Molalitas suatu larutan bisa diuji dengan menambahkan beberapa zat pelarut. Lebih sederhananya, Molalitas m larutan adalah mol zat terlarut dibagi dengan kilogram pelarut. Kemolalan atau molalitas adalah konsentrasi larutan yang menyatakan jumlah mol n zat terlarut dalam 1 kg atau 1000 gram pelarut. Perbedaan molalitas dan molaritas yaitu jika molalitas adalah kemolalan atau konsentrasi molal m menyatakan banyaknya mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut sedangkan molaritas adalah pernyataan jumlah mol zat terlarut dalam setiap satu liter larutan. Molaritas dilambangkan dengan notasi M dan satuannya adalah mol/liter. Rumus Molalitas Keterangan m = molalitas mol/kg g = gram zat terlarut g Mm = massa molar zat g/mol P = massa zat pelarut g Hubungan Molalitas dengan Persen massa Persen massa adalah satuan konsentrasi yang biasa digunakan dalam larutan kimia. Contohnya larutan yang bisa kita temukan sehari-hari yaitu larutan alkohol 75% dan larutan asam cuka 24%. Persen massa adalah jumlah gram zat terlarut dalam 100 gram massa larutan. Persamaan yang menunjukkan perhitungan persen massa adalah sebagai berikut Hubungan Molalitas Dengan Molaritas Molaritas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam satu liter larutan. Molaritas dapat dikonversikan menjadi molalitas dengan merubah volume larutan menjadi massa larutan. Pengubahan volume menjadi massa membutuhkan data massa jenis larutan p, yang dapat dirumuskan sebagai berikut Fraksi Mol Fraksi mol adalah suatu ukuran konsentrasi larutan yang menyatakan perbandingan dari jumlah mol pada sebagian zat terhadap jumlah keseluruhan mol yang ada dalam komponen larutan. Fraksi mol dibagi menjadi 2 bagian yaitu Fraksi mol zat terlarut Xt Rumus fraksi mol zat terlarut Xt, yaitu Keterangan Xt = fraksi mol zat terlarut Nt = jumlah mol zat terlarut Np = jumlah mol zat pelarut Fraksi mol zat pelarut Xp Rumus fraksi mol zat pelarut Xp, yaitu Keterangan Xp = fraksi mol zat pelarut Nt = jumlah mol zat terlarut Np = jumlah mol zat pelarut Jumlah fraksi mol zat terlarut dan zat pelarut adalah 1 Xt + Xp = 1 Contoh Soal Molalitas dan Penyelesaian Soal 1 Berapakah molalitas larutan yang mengandung 4 gr NaOH Ar Na = 23 gr/mol, Ar O = 16 g/mol, dan Ar H = 1 gr/mol terlarut dalam 250 gr air? Penyelesaian Diketahui massa NaOH = 4 gr Ar Na = 23 gr/mol Ar O = 16 g/mol Ar H = 1 gr/mol massa air = 250 gr = 0,25 kg Ditanyakan m = ? Jawab = 40 gr/mol jumlah mol NaOH = massa/Mr jumlah mol NaOH = 4 gr/40 gr/mol jumlah mol NaOH = 0,1 mol m = jumlah mol/p m = 0,1 mol /0,25 kg m = 0,4 m Soal 2 Berapakah molalitas dari larutan HCl 37% w/w? Ar H = 1 g/mol, Ar Cl = 35,5 g/mol Penyelesaian Diketahui massa HCl = 37% Ar H = 1 g/mol Ar Cl = 35,5 g/mol Ditanyakan m = ? Jawab = 36,5 gr/mol misalkan massa larutan adalah 100 gr maka massa HCl yakni massa HCl = 37% x 100 gr massa HCl = 37 gr massa pelarut = massa larutan – massa HCl massa pelarut = 100 gr – 37 gr massa pelarut = 63 gr = 0,063 kg jumlah mol HCl = massa/Mr jumlah mol HCl = 37 gr /36,5 gr/mol jumlah mol HCl = 1,01 mol m = jumlah mol/ massa pelarut m = 1,01 mol /0,063 kg m = 16,03 m Soal 3 Tentukan molalitas larutan yang dibuat dengan melarutkan 12 gram urea CONH22 dalam 250 gram air. Penyelesaian Diketahui massa urea = 12 gr Mr Urea= 60 g/mol massa pelarut = 250 gr = 0,25 kg Ditanyakan m = ? Iklan Jawab jumlah mol Urea = massa/Mr jumlah mol Urea = 12 gr /60 g/mol jumlah mol Urea = 0,2 mol m = jumlah mol/ massa pelarut m = 0,2 mol /0,25 kg m = 0,8 m Soal 4 Berapa molalitas larutan alkohol yang mengandung 23 % massa etanol Mr = 46? Jawab Diketahui massa etanol = 23 % Mr etanol = 46 g/mol Ditanyakan m = ? Penyelesaian misalkan massa larutan alkohol adalah 100 gr maka massa etanol yakni massa etanol = 23% x 100 gr massa etanol = 23 gr massa pelarut = massa larutan – massa etanol massa pelarut = 100 gr – 23 gr massa pelarut = 77 gr = 0,077 kg jumlah mol etanol = massa/Mr jumlah mol etanol = 23 gr /46 g/mol jumlah mol etanol = 0,5 mol m = jumlah mol/ massa pelarut m = 0,5 mol /0,077 kg m = 6,49 m Soal 5 Hitung kadar % massa glukosa dalam larutan glukosa 2 molal. Penyelesaian Diketahui m = 2 molal = 2 mol/kg = 0,002 mol/gr Mr glukosa = 180 gr/mol Ditanyakan massa glukosa % = ? Jawab mol glukosa = massa/Mr mol glukosa = massa glukosa/180 gr/mol mol glukosa = massa glukosa x 0,005 mol/gr Substitusi mol glukosa ke persamaan berikut m = mol glukosa/massa pelarut 0,002= massa glukosa x 0,005/massa pelarut o,oo2/o,oo5 = massa glukosa/massa pelarut 2/5 = massa glukosa/massa pelarut Jadi perbandingan massa glukosa massa pelarut = 25, sedangkan perbandingan massa glukosa massa larutan = 27. Maka, % massa glukosa = massa glukosa/massa larutan x100% % massa glukosa = 2/7 x 100% % massa glukosa = 28,57 % Soal 6 Berapakah molalitas larutan yang mengandung 8 gram NaOH Ar Na = 23 gr/mol, Ar O = 16 g/mol, dan Ar H = 1 gr/mol terlarut dalam 250 gr air? Pembahasan Diketahui Massa NaOH = 8 gr Ar Na = 23 gr/mol Ar O = 16 g/mol Ar H = 1 gr/mol massa air = 250 gr = 0,25 kg Ditanya Molalitas m….? Jawab = 40 gr/mol Jumlah mol NaOH = massa/Mr Jumlah mol NaOH = 8 gr/40 gr/mol Jumlah mol NaOH = 0,2 mol m = jumlah mol/p m = 0,2 mol /0,25 kg m = 0,8 m Soal 6 Tentukan molalitas larutan yang dibuat dengan melarutkan 15 gram urea CONH22 dalam 250 gram air. Pembahasan Diketahui Massa urea = 15 gr Mr Urea= 60 g/mol Massa pelarut = 250 gr = 0,25 kg Ditanya Molalitas m…. ? Jawab Jumlah mol Urea = massa/Mr Jumlah mol Urea = 15 gr / 60 g/mol Jumlah mol Urea = 0,25 mol m = jumlah mol/ massa pelarut m = 0,25 mol /0,25 kg m = 1 m Soal 7 Berapakah molalitas dari larutan HCl 37% w/w? Ar H = 1 g/mol, Ar Cl = 35,5 g/mol. Pembahasan Diketahui massa HCl = 37% Ar H = 1 g/mol Ar Cl = 35,5 g/mol Ditanya Molalitas m…? Jawab = 36,5 gr/mol Misalkan massa larutan adalah 100 gr maka massa HCl yaitu massa HCl = 37% x 100 gr massa HCl = 37 gr massa pelarut = massa larutan – massa HCl massa pelarut = 100 gr – 37 gr massa pelarut = 63 gr = 0,063 kg jumlah mol HCl = massa/Mr jumlah mol HCl = 37 gr /36,5 gr/mol jumlah mol HCl = 1,01 mol m = jumlah mol/ massa pelarut m = 1,01 mol /0,063 kg m = 16,03 m Soal 8 Tentukan banyaknya gram NaOH yang harus dilarutkan dalam 1 liter air air = 1,00 g/mL agar diperoleh NaOH 0,25 m. Pembahasan Diketahui 1 L air = mL = g karena ρ air = 1,00 g/mL m NaOH = 0,25 m Mr NaOh = 40 Ditanya gr…? Jawab m NaOH = gr / Mr x / P 0,25 = gr/40 x 0,25 = g/40 g = 0,25 x 40 g = 10 gram Jadi, banyaknya NaOH yang diperlukan adalah 10 gram. Soal 9 Tentukan berapa mL volume air yang diperlukan untuk melarutkan 4,9 gram H2SO4 yang konsentrasinya 0,25 M Ar H = 1; S = 32; O =16! Pembahasan Diketahui m H2SO4 = 0,25 Mr H2SO4 = 98 gr = 4,9 gram Ditanya p..? Jawab m = gr/Mr x 0,25 = 4,9/98 x p = 20 gram 20 mL Jadi, volume air yaitu sebesar 20 mL. Soal 10 Berapa massa air yang dibutuhkan untuk menyiapkan larutan 1,2 m yang menggunakan NaCl 0,6 mol ? Pembahasan mol terlarut n = 0,6 mol molalitas m = 1,2 mm = n P 1,2 = 0,6 P P= 0,6 1,2 = 0,5 kg Jadi massa air massa pelarut yang dibutuhkan adalah 0,5 kg Soal 11 Misalkan terdapat mol zat terlarut sebesar 2 mol yang dilarut dalam 1 L pelarut, berapakah molalitasnya ? Pembahasan P = 1 L = 1000 mL = 1000 g karena ρ air = 1,00 g/mL = 1 kg mol terlarut n = 2 molm = n P m = 2 1 = 2 m Hitung molalitas 25 gram KBr Mr = 119 yang dilarutkan dalam 750 mL air murni. Pembahasan zat terlarut = 25 gram Mr = 119 zat pelarut P = 750 mL = 750 gram karena ρ air = 1,00 g/mL = 0,75 kgn = zat terlarut Mr n = 25 119 = 0,21 mol m = n P m = 0,21 0,75 = 0,28 m Demikianlah ulasan dari tentang Contoh Soal Molalitas , semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya. Fisik dan Analisis Kelas 12 SMASifat Koligatif LarutanSatuan Konsentrasi LarutanFraksi mol urea, CONH22 di dalam air adalah 0,4. Tentukan berapa massa urea dan air yang terdapat dalam campuran tersebut?Satuan Konsentrasi LarutanSifat Koligatif LarutanKimia Fisik dan AnalisisKimiaRekomendasi video solusi lainnya0257Bila ke dalam 20 mL larutan H2SO4 2,0 M ditambahkan air s...0219Larutan 0,74 gram CaOH2 Mr=74 dalam 2 L air, mempunya...0111Bila 4 gram NaOHMr=40 dilarutkan ke dalam air hingga ...Teks videoHaiko fans di dalam soal diketahui fraksi mol urea sebesar 0,4 fraksi mol kita simpulkan dengan x ya jadi X urea yang ditanyakan adalah massa Urea dan air yang terdapat di dalam campuran tersebut fraksi mol urea bisa kita dapatkan dari perbandingan mol urea dengan mol larutan di mana Mal urea adalah n urea per mol larutan urea ditambah dengan air atau mol urea ditambah dengan mol air selanjutnya untuk fraksi mol urea di dalam soal diketahui sebesar 0,4 nah ini 0,4 dalam bentuk desimal kita ubah dalam bentuk pecahan yaitu 4 per 10 jadi 4 per 10 = n urea urea ditambah dengan air apabila rumus mol sendiriAdalah massa dibagi dengan MR maka bila ditanyakan massa urea rumusnya adalah massa urea = mol urea dikali dengan massa molekul relatif dari uraiannya atau NU ready X dengan MR di sini Mal urea nya bisa kita lihat adalah 4 ya setara dengan urea maka kita masukkan Nuri hanya 4 kemudian nilai Mr nya kita cari urea sendiri memiliki rumus molekul conh2 dua kali Nah ini Arc adalah 12 kemudian untuk adalah 16 Ini ar. Bisa kita lihat di dalam tabel periodik ya kemudian art di sini ada dua valensinya maka 2 x dengan 14 kemudian ditambah dengan hanya air adalah 1 kemudian valensinya 2 dikali 2 jadi 44 x dengan 1 nah ini kita Jumlah semua hasilnya adalah sebesar 60 ya ini kita masukkan Mr 60 kita masukkan satuannya untuk mall di sini 4 mol Kemudian untuk Mr 60 satuannya adalah gram per mol na ini bisa kita coret maunya maka untuk massa urea yang didapat adalah sebesar 240 gram untuk mencari massa air adalah mol air atau air dikali dengan MR atau massa molekul relatif airnya di sini air tidak diketahui tetapi di sini bisa kita lihat bahwa n urea ditambah dengan air ini nilainya adalah 10, maka bila ingin mencari n air atau mol air adalah 10 dikurang dengan mol uraiannyamaka kita masukkan tadi di sini Mal urea sebesar 4 maka 10 dikurang dengan 4 didapat mol air sebesar 6 mol kita masukkan mol airnya kedalam rumus massa air air 6 mol dikali dengan kita hitung dulu nilai Mr dari H2O arha adalah satu disini satu kali dengan 2 maka 2 kemudian aro adalah 16 maka 2 ditambah dengan 16 hasilnya adalah 18 ini untuk nilai Mr dari H2O Nah baru kita masukkan ke dalam rumus massa air di sini email-nya tadi sudah didapat 18 gram per mol untuk satuannya ini mobilnya bisa kita coret kemudian 18 * 6 hasilnya sebesar 108 gram jadi jawaban untuk soal ini massa urea yang didapat sebesar 240 gram Kemudian untuk masa airnya yang didapat sebesar 108 gram sudah selesai sampai bertemu di soal berikutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul BerandaHitung fraksi mol urea dalam larutan urea 2 fraksi mol urea dalam larutan urea 2 mol urea adalah 0, mol urea adalah 0, fraksi mol urea, Jadi, fraksi mol urea adalah 0,035. sehingga fraksi mol urea, Jadi, fraksi mol urea adalah 0,035. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!8rb+Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia Brant Larutan urea 20% dalam 100 gram larutan = 20 gramMassa pelarut = 100 - 20 = 80 gramMr air = 18Xurea = nurea / n urea + n pelarut= 20/60 / 20/60 + 80/18= 0,333... / 4,777...= 0,0697 34 votes Thanks 69 SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Sifat Koligatif adalah sifat-sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut tetapi hanya pada konsentrasi partikelnya. KEMOLALAN DAN FRAKSIMOL Kemolalan Kemolalan atau molalitas menyatakan jumlah mol n zat terlarut dalam 1 kg = g pelarut. m = kemolalan larutan a = masa zat terlarut b = massa pelarut dalam Kg Mr = masa molekul Contoh soal Berapakah kemolalan larutan yang dibuat dengan mencampurkan 3 gram urea dengan 200 gram air? Jawab mol urea = = 0,05 mol Massa pelarut = 200 gram = 0,2 kg = = 0,25 mol kg– Berapakah kemolalan larutan glukosa yang mengandung 12 % massa glukosa Mr = 180? Jawab Glukosa 12% = x 100 gram = 12 gram Air pelarut = 100 – 12 = 88 gram Mol glukosa = = 0,067 mol Massa pelarut = 88 gram = 0,088 kg = = 0,76 mol kg-1 Fraksimol x Fraksimol menyatakan perbandingan jumlah mol zat terlarut atau pelarut terhadap jumlah mol larutan. Jika jumlah mol zat pelarut adalah nA dan jumlah mol zat terlarut adalah nB, maka fraksimol pelarut dan zat terlarut adalah = Jumlah fraksimol pelarut dengan zat terlarut adalah 1 XA + XB = 1 Contoh soal Hitunglah fraksimol urea dalam larutan urea 20% Mr urea = 60 Jawab Dalam 100 gram larutan urea 20% terdapat 20 gram urea dan 80 gram air Mol air = = 4,44 mol Mol urea = = 0,33 mol X urea = XB = = 0,069 Fraksimol dalam air diketahui sebesar 0,1. Berapa % urea dalam larutan itu? Ar H = 1, C = 12, N = 14, O = 16 Jawab Jika fraksi mol urea = 0,1, maka fraksi mol air = 0,9 Mol urea mol air = 0,1 0,9 Mol urea massa air = 0,1 0,9 = 1 9 Massa urea massa air = mol urea x Mr urea mol air x Mr air = 1 x 60 9 x 18 = 60 16 Penurunan Tekanan Uap Jenuh Larutan Pengertian Tekanan Uap Jenuh Tekanan uap jenuh adalah tekanan yang timbul oleh uap jenuh. Besarnya tekanan uap bergantung pada jenis zat dan suhu. Zat yang memiliki gaya tarik menarik antar partikel besar berarti sukar menguap, mempunyai tekanan uap jenuh yang relative kecil dan sebaliknya. Tekanan uap jenuh suatu zat akan bertambah jika suhu dinaikan. Penurunan tekanan uap jenuh P Selisih antara tekanan uap jenuh pelarut murni dengan tekanan uap jenuh larutan disebut Penurunan Tekanan Uap Jenuh. P = Po – P Ket Po = Tekanan uap jenuh pelarut murni P = Tekanan uap jenuh larutan Hukum Raoult Menurut Raoult untuk larutan encer dari zat yang tak atsiri, penurunan tekanan uap jenuh larutan sama dengan hasil kali tekanan uap jenuh pelarut murni dengan fraksi mol zat terlarut sedangkan tekanan uap jenuh larutan sama dengan hasil kali tekanan uap jenuh pelarut murni dengan fraksi mol pelarut P = X ter . Po ; P = Xpel .Po Ket Po = tekanan uap jenuh pelarut P = tekanan uap jenuh larutan P = penurunan tekanan uap jenuh Xter = fraksi mol zat terlarut Xpel = fraksi mol zat pelarut Contoh soal Tekanan uap jenuh air pada 100oC adalah 760 mmHg. Berapa tekanan uap jenuh larutan glukosa 18 % pada 100oC ? Ar H = 1, C = 12, O = 16 Jawab Glukosa 18% = X 100 gram = 18 gram Air = 100 – 18 gram = 82 gram Mol glukosa = 0,1 mol Mol air = = 4,55 mol P = Xpel .Po = X 760 mmHg = 743,66 mmHg Kenaikan titik Didih dan Penurunan Titik Beku Diagram P – T Plot tekanan uap terhadap suhu dinyatakan dalam suatu diagram yang disebut diagram P – T Titik Didih dan Titik Beku Titih didih suatu cairan adalah suhu pada saat tekanan uap jenuh cairan itu sama dengan tekanan luar. Titih didih normal yaitu pada tekanan 760 mmHg. Titik beku adalah suhu pada tekanan uap cairan sama dengan uap padatannya. Titik didih dan Titik beku Larutan Selisih antara titik didih larutan dengan titik didih pelarut disebut kenaikan titih didih larutan Tb Tb = Titik didih larutan – titik didih pelarut Selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan disebut penurunan titik beku larutan Tf . Tf = Titik beku pelarut – titik beku larutan Hubungan Konsentrasi dengan Tb dan Tf Untuk larutan encer, kenaikan titik didih maupun titik beku sebanding dengan kemolalan larutan. Tb = Kb x m Tf = Kf x m Ket Tb = kenaikan titik didih Tf = penurunan titik beku Kb = ketetapan kenaikan titik didih molal Kf = ketetapan penurunan titik beku molal M = kemolalan pelarut Tetapan kenaikan titik didih molal adalah nilai kenaikan titik didih jika konstrensi larutan konsentrasi partikel dalam larutan sebesar satu molal Tb = Kb x m, jika m = 1 maka Tb = Kb Contoh Soal Tentukan titik didih serta titik beku larutan yang mengandung 18 gram glukosa Mr = 180 dalam 500 gram air. Kb air = 0,52 oC/m Kf air = 1,86 oC/m Jawab Tb = Kb x m Tf = Kf x m n = 18/180 x = 0,1 mol Kemolalan larutan m = n x 1000/500 = 0,2 mol/kg Titik didih Tb = Kb x m = 0,2 x 0,52oC Titik didih larutan = titik didih pelarut + Tb = 100 + 0,104 oC = 100,104 oC Titik beku Tf = Kf x m = 0,2 x 1,86oC = 0,372oC Titik beku larutan = Titik didih pelarut – Tf = 0 -0,3720C = – 0,3720C TEKANAN OSMOTIK Osmosis adalah perembesan pelarut dari pelarut murni kedalam larutan atau dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat melalui selaput semipermeabel. Osmosis dapat dicegah dengan memberi satu tekanan pada permukaan larutan. Tekanan tekanan osmotik larutan. Menurut Vant Hoft tekanan osmotik larutan-larutan encer dapat dihitung dengan rumus v = n R T Keterangan ╓ = Tekanan osmotik V = Volum larutan liter n = Jumlah mol zat terlarut T = Suhu absolut larutan Kelvin R = Tetapan gas 0,08205 L atm mol-1 K-1 Contoh soal Larutan 5 gram suatu zat dalam 500 ml larutan mempunyai tekanan osmotiksebesar 38 cmHg pada 270C. Tentukan massa Mr zat itu? Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Larutan elektrolit memberi sifat koligatif yang lebih besar daripada larutan non elektrolit yang berkonsentrasi sama. Perbandingan antara harga sifat koligatif yang terukur dari suatu larutan elektrolit dengan harga sifat koligatif yang diharapkan dari suatu larutan non elektrolit pada konsentrasi yang sama disebut faktor fant Hoff dan dinyatakan dengan lambang i Hubungan harga I dengan persen ionisasi derajat ionisasi dapat diturunkan sbb Jumlah yang mengion = Jumlah mula-mula Contoh soal Satu gram MgCl2 dilarutkan dalam 500 gram air, tentukan Titik didih Titik beku Tekanan osmotik larutan itu pada 250C jika derajat ionisasi aktivasi = 0,9,Kb air = 0,520cm-1 Kf air = 1,86 0Cm-1 Mg = 24 Cl = 35,5 Jawab Mol MgCl2 = Molalitas larutan = = 1 + 3 – 1 0,9 = 2,8 = 0,52 x 0,022 x 2,8 = 0,0320C Titik didih larutan = 100 + 0,0320C = 100,0320C Tf = Kf x m x i = 1,86 x 0,022 x 2,8 = 0,1150C Titik beku larutan = 0 – 0,01150C = – 0,01150C = 0,022 x 0,08205 x 298 x 2,8 = 1,51 atm Klik Disini!

hitunglah fraksi mol urea dalam larutan urea 20